Silinder : Kepala Blok, Fungsi, Komponen, dan Cara Kerja

Silinder – Mesin memiliki fungsi yang sangat vital untuk mengatur kekuatan mesin motor. Secara umum, komponen mesin pada kendaraan khususnya sepeda motor dapat dibagi menjadi beberapa bagian utama, khususnya kepala silinder (cylinder head), dan blok silinder (cylinder block).

silinder-mesin

Kedua komponen ini merupakan tulang punggung bagi mesin sepeda motor. Komponen utama mesin sepeda motor tersebut merupakan mesin sepeda motor untuk dua langkah (2 tak) dan empat langkah (4 tak). Komponen yang ada pada mesin mempunyai fungsi yang berbeda. Untuk memahami lebih lengkapnya mari kita ulas sama-sama.

Kepala Silinder (Cylinder Head)

Kepala silinder (Cylinder head) merupakan salah satu komponen utama mesin yang dipasangkan pada blok silinder dan diikat memakai baut. Kepala silinder harus tahan dari temperatur dan tekanan yang tinggi selama mesin bekerja. Oleh karena itu umumnya kepala silinder diciptakan dari besi.

Untuk saat ini banyak mesin yang kepala silindernya terbuat dari paduan aluminium. Kepala silinder yang terbuat dari paduan Aluminium memiliki kemampuan pendinginan lebih besar di Banding dengan yang terbuat dari besi tuang.

silinder-mesin

Kepala silinder memiliki fungsi untuk menutup lubang silinder pada blok silinder dan sebagai tempat dudukan busi. Kepala silinder ini bertumpu diatas blok silinder. Pada titik tumpunya dipasang atau disekat oleh gasket yang berguna untuk mencegah kebocoran kompresi.

Kepala silinder dibuat dari bahan alumunium campuran agar tahan karat dan juga tahan terhadap panas pada suhu tinggi serta konstruksinya ringan. Pada kepala silinder biasanya ada sirip-sirip yang membentuk alur, sirip-sirip ini berfungsi untuk membantu melepaskan panas pada mesin atau biasa kita sebut dengan pendingin udara.

Baca Juga :  Kopling Mobil : Pengertian, Fungsi, Gambar Komponen dan Cara Kerja

Fungsi dari kepala silinder diantaranya :

  • Sebagai tempat pembakaran (ruang bakar)
  • Sebagai tempat kelengkapan mekanisme katup
  • Saluran pemasukan
  • Saluran pembuangan
  • Tempat pemasangan busi.
  • Tempat water jacket (Mantel pendingin)

Komponen Kepala Silinder

silinder-mesin

Komponen-komponen dari cylinder head adalah sebagai berikut :

  1. Busi – Busi mempunyai fungsi sebagai tempat terjadinya loncatan bunga api
  2. Valve cover – Valve cover mempunyai fungsi melindungi komponen pada kepala silinder atau sebagai penutup kepala silinder, dan sebagai tempat pengisian oli
  3. Intake valve – Intake valve mempunyai fungsi sebagai tempat terjadinya pemasukan bahan bakar dan udara
  4. Exhost valve – Exhost valve mempunyai fungsi sebagai tempat terjadinya pengeluaran gas sisa hasil pembakaran
  5. Push rod – Push rod mempunyai fungsi mendorong rocker arm
  6. Lifter – Lifter mempunyai fungsi pengangkat katup
  7. Valve spring assembely – Valve spring assembely mempunyai fungsi untuk mengembalikan katup pada posisi semula
  8. Head gasket – Head gasket mempunyai fungsi sebagai perapat antara kepal silinder dengan blok silinder dan mencegah terjadinya kebocoran
  9. Intake manifold – Intake manifold mempunyai fungsi sebagai tempat pemasukan bahan bakar dan udara
  10. Axhoust manifold – axhoust manifold berfungsi sebagai tempat pembuangan gas hasil pembakaran

Blok Silinder Mesin (Cylinder Block)

Blok silinder memiliki fungsi sebagai wadah bergeraknya piston. Blok silinder piston terdiri dari dua komponen yang digabung menjadi satu, yaitu silinder liner dan blok silinder, keduanya saling melekat.

Blok silinder dan silinder liner dibuat terpisah, hal ini akan memberikan keuntungan ketika silinder liner keausannya sudah berlebihan akibat gesekan dengan piston, maka silinder liner dapat diganti. Blok silinder mesin dibuat dengan syarat-syarat sebagai berikut, tahan terhadap panas atau suhu yang tinggi, bisa menghantarkan panas dengan baik, dan tahan terhadap gesekan.

Baca Juga :  Kondensor : Pengertian, Fungsi, Harga, dan Cara Kerja Pada AC

silinder-mesin

Silinder liner yang bergesekan langsung dengan piston mendapat pelumasan supaya tidak terjadi keausan, namun meskipun mendapat pelumasan tetap saja keausan silinder liner tidak dapat dihindari, untuk itu perlu adanya pengecekan secara rutin pada silinder liner dengan bantuan dial indikator.

Pada dinding silinder sepeda motor juga terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk mendinginkan mesin melalui udara yang masuk ke kisi-kisi atau celah sirip tersebut.

Komponen Blok Silinder

Dibawah ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada blok sylinder antara lain :

  1. Piston(torak) – piston adalah salah satu komponen yang berfungsi sebagai gerak bolak balik yang di hasilkan oleh poros engkol dan melakukan siklus kerja dari hisap, kompresi, kerja, dan buang
  2. Ring Piston – Ring piston berfungsi sebagai alat perapat dalam kerja piston juga sebagai pengikis oli dan untuk menahan kebocoran pada saat terjadi pembakaran di ruang bakar .
  3. Batang Torak (Connecting Rod) – Batang piston berfungsi sebagai penggerak piston yang di gerakan oleh poros engkol dan sebagai penghubung piston antara poros engkol.
  4. Poros engkol (crankshaft) – poros engkol berfungsi sebagai kompponen untuk merubah tenaga pertikal (dari atas ke bawah)yang di hasilkan piston menjadi tenaga rotasi (putaran) , menggerakan camshaft dan merubah gerak putar bolak balik.
  5. Water jacket– Pada blok silinder terdapat lubang tempat masuknya air pendingin yang disebut lubang water jacket. water jacket tersebut berfungsi sebagai ruang untuk mengsirkulisasikan air yang berguna mendinginkan mesin umumnya disebut sistem pendingin yang berada di dalam
  6. Fly wheel (roda gila) – fay wheel berfungsi sebagai penerus tenaga yang dihasilkan oleh mesin ke sistem pemindah tenaga seperti kopling, tranmission dan plopoler shaft.
Baca Juga :  Relay Klakson : Pengertian, Fungsi, dan Cara Pasangnya

Cara Kerja Silinder

Kepala silinder juga memiliki beberapa yang disebut ports. Saluran masuk merupakan saluran lewat campuran bahan bakar dan udara ke dalam ruang pembakaran. Saluran buang adalah saluran pembuangan gas bekas dari dalam ruang pembakaran ke dalam sistem pembuangan.

Katup-katup ini diletakkan sebagai penyekat pada ruang pembakaran dan saluran buang, pada saat katup-katup berada posisi menutup akan memperlihakan ujung-ujung saluran dimana mereka memasuki ruang pembakaran (katup-katup sudah dilepas sehingga sobat mesinmotor dapat melihat saluran-saluran ini lebih jelas).

Katup-katup ini akan melakukan pembuangan dan pemasukan pipa yang menyalurkan campuran bahan bakar dan membawa gas bekas keluar dari dalam kepala siilnder dibautkan pada sisi kepala silinder, sehingga pipa-pipa itu segaris dengan saluran ini merupakan fungsi manifold masuk dan buang.

pada bagian atas kepala silinder dipasang roda gigi penggerak katup  . Katup-katup dapat digerakkan oleh push rod. Sudah dijelaskan sebelumnya pada bagian ini, atau dengan alternatif lain, yaitu satu atau lebih camshaft dipasangkan langsung pada kepala silinder yang digerakkan oleh rantai atau sabuk dari bagian ujung crankshaft.

Dan demikianlah ulasan tentang silinder mesin, semoga artikel ini bermanfaat buat sobat mesinmotor sekalian, dan alangkah indah nya jika sobat mesinmotor sekalian share artikel ini agar bisa terjangkau oleh semua orang, terima kasih.

Artikel MesinMotor Lainnya :