Pahami Cara Kerja & Fungsi Raditor Mobil Beserta Penjelasannya

Radiator Mobil – Bagi yang sudah mengetahui cara kerja sistem radiator mobil tentu mengetahui bahwasanya tiap-tiap mesin yang bergerak juga bakal membuahkan panas. Adapun panas itu berasal dari pada pembakaran yang terdapat pada blok mesin. Air radiator pasti mengalir melewati blok mesin manfaatnya menyerap panas mesin. Air radiator yang panas bakal didinginkan oleh kondensor radiator yang ada dibelakang kondensor AC.

Kondensor radiator bakal didinginkan oleh kipas radiator yang menyedot panas keluar. Seluruhnya itu dilakuakn oleh alat yang bernama water pump. Water pump berputar bersamaan dengan putaran mesin. Persoalannya pada waktu kendaraan macet putaran mesin agak melambat hingga aliran air radiator yang mengalir di dalam mesin bakal terhalang/jalan lambat.

Oleh sebab itu dibutuhkan kipas penambahan/ekstra fan manfaatnya mendinginkan air radiator. Kemudian diusahakan untuk ekstra fan berputar bukan hanya berasal dari putaran mesin seperti pada mobil – mobil tua, tetapi berasal dari pasokan listrik yang ditata oleh switch AC.

cara-kerja-radiator-mobil

Pengertian

Radiator adalah suatu alat untuk penukar panas yang digunakan untuk melakukan perpindahan energi panas dari satu medium kepada medium lainnya yang bertujuan untuk mendinginkan atau memanaskan. Juga pengertiannya adalah komponen utama dalam sistem pendingin air pada kendaraan mobil.

Kegunaan radiator untuk memindahkan panas dari air pendingin ke udara luar, sehingga disinilah kunci yang menyebabkan suhu air pendingin tetap stabil (tidak overheat).Radiator yang kita kenal pada umumnya dipakai kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, namun tidak jarang radiator juga digunakan pada mesin yang memerlukan pendinginan ekstra.

Baca Juga :  Harga Helm NHK Full Face Terbaru 2019

Adapun ada halnya pada mesin mesin produksi maupun mesin-mesin lainnya yang bekerja dalam kondisi kerja berat maupun lama. Pada kendaraan baik motor atau mobil radiator pada umumnya terletak di depan dan berada didekat mesin atau pada posisi tertentu yang menguntungkan bagi system pendinginan. Alasannya bertujuan supaya mesin mendapatkan pendinginan yang maksimal sesuai yang dibutuhkan mesin.

Adapun radiator ini terdiri dari :

  • Tangki pada bagian atas (upper tank).
  • Tangki pada bagian bawah (lower water tank).
  • Tangki pada bagian tengah (radiator core).

Lalu bagaimana radiator ini bekerja ? Bagaimanakah bisa sebuah Radiator melakukan perpindahan panas dari air pendingin ? untuk itu mari kita bahas pokok masalah dibawah.

Fungsi Radiator atau Kegunaan Radiator.

Berfungsi untuk membuang panas mesin melalui media air yang bersirkulasi di dalam mesin untuk digunakan mempertahankan temperatur kerja mesin. Media cair tersebut bisa berupa air atau pun radiator coolant yang bisa kita beli di toko otomotif.

System Pendinginan Mesin

System pendinginan mesin terbagi dalam sebagian part yakni :

Radiator

Part yang tampak banyak beberapa celah kecil yang tersusun rapi dengan bahan aluminium. Serta umumnya ditempatkan di depan mesin.

Kipas radiator

Part yang berperan menolong mengoptimalkan sistem pendinginan radiator. Meskipun radiator dah terbuat berbahan aluminium yang dapat dibuktikan terbaik dalam penyerapan serta pelepasan panas, tetapi pada suhu spesifik yakni di atas 80 C, sangat membutuhkan pertolongan pendingin radiator melalui kipas ini, sehingga temperatur mesin dapat di jaga lebih ideal.

Water Pump atau Cairan Radiator

Bagian ini mempunyai peran untuk mensirkulasikan cairan radiator dari silinder block lalu head untuk mengambil panas lalu cairan masuk ke radiator utk dibuang panasnya.

Baca Juga :  CVT : Pengertian, Cara Kerja dan Nama Komponen CVT

 

Prinsip Kerja Radiator

cara-kerja-radiator-mobil

Radiator, bekerja berdasarkan proses perpindahan panas (termodinamika). Konstruksi radiator, terdiri menjadi empat bagian pokok yaitu ;

Inlet Tank

Komponen ini terletak diatas pada radiator kerja vertikal, atau terletak disamping pada readiator tipe vertikal. Mempunyai fungsi sebagai tempat penampung air panas dari mesin yang akan didinginkan. Inlet tank tersambung dengan selang output dari mesin.

Saluran Penghubung

Saluran ini memiliki dimensi yang tipis. Berfungsi untuk mengalirkan air dari inlet tank ke outlet tank. Dalam satu unit radiator memiliki puluhan selang penghubung.

Sirip Udara

Sirip ini mempunyai fungsi untuk melepaskan panas ke udara. Sirip kawat ini letaknya diantara saluran penghubung pada seluruh permukaan radiator.

Outet Tank

Otput tank menjsdi penampung air pendingin yang sudah melewati proses pendinginan. Suhu Air pada outlet tank telah menurun sehingga siap dipakai kembali untuk mendinginkan mesin.

Cara Kerja Radiator

cara-kerja-radiator-mobil

Cara kerja radiator bermula ketika air bersuhu tinggi masuk kedalam inlet tank. Dari inlettank, Air tersebut langsung masuk kedalam beberapa saluran penghubung.

adapun saluran penghubung berbahan logam yang dapat menghantarkan panas, sehingga panas dari air akan berpindah kedinding saluran penghubung yang memiliki suhu lebih rendah.

Karena disekitar saluran terhubung ada sirip udara yang juga berbahan logam, maka suhu air akan langsung ditransfer ke seluruh permukaan sirip. Saat mesin hidup dipagi hari, suhu panas yang telah mencapai sirip akan dilepaskan ke udara hingga suhu udara sekitar menyamai suhu radiator.

Agar proses transfer panas kembali berlanjut, maka perlu diciptakan aliran udara disekitar sirip agar udara panas bisa berganti dengan udara bersuhu rendah. Proses ini terjadi saat mobil bergerak, udara akan masuk melewati grill depan. Daripada itu sistem cooling fan juga bertanggung jawab pada urusan aliran udara radiator.

Baca Juga :  Motor Kopling : Cara Mengendarai di Tanjakan

Sehingga karena suhu air terus ditransfer ke udara luar, maka pada pangkal saluran penghubung suhu air bisa menurun. Air yang sudah turun suhunya dimasukan kedalam outlet tank yang selanjutnya akan digunakan kembali untuk mengambil panas mesin.

Maka dengan cara kerja di atas, dapat disimpulkan bahwa pendinginan air pada radiator melalui rangkaian perpindahan panas dengan alur yakni : Air panas – Dinding saluran penghubung – Sirip udara – Udara luar – Suhu air turun.

Artikel MesinMotor.com lainnya :

Kenali & Pahami Macam-Macam Relay Berikut Cara Kerjanya

Mobil Tidak Bisa Distarter

Cara Memasang Aki Mobil & Melepasanya dengan Benar