cara-kerja-radiator-motor

Mengenal Radiator Motor dan Cara Kerjanya

Diposting pada

Air Radiator Motor – Motor sudah menjadi pilihan utama bagi kita semua, selain harganya yang lebih terjangkau. Motor juga sangat mudah sekali untuk kita rawat, terlebih untuk sobat otomotidf semua yang berada di kota besar, pastinya akan lebih memilih untuk menggunakan motor agar tidak terjebak macet. Namun kalian semuyanya juga harus tahu, meskipun motor sangat mudah sekali untuk kita rawat sendiri dirumah. Kalian juga harus memperhatikan beberapa komponen penting yang harus diperhatikan, semisalnya saja pada bagian radiatornya.

cara-kerja-radiator-motor

Pengertian

Untuk bagian ini memiliki peran sangat penting pada saat motor digunakan, otomatis mesin akan panas. Nah itulah tugas radiator, dimana akan mendinginkan mesin pada saat mesin motor digunakan yang mana panas mesin akan di serah oleh radiator. Bila kalian belum mengetahui apa fungsi radiator dan cara kerja radiator motor, pada kesempatan sangat baik ini. Untuk itu, mari kita bahas akan cara kerja radiator motor. Untuk lebih lengkapnya, sobat otomotif semuanya dapat simak langsung saja ulasan yang sudah kami persiapkan dibawah ini

Pada dasarnya, Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu medium ke medium lainnya yang memiliki tujuan untuk mendinginkan ataupun memanaskan. Radiator juga banyak ditemui pada setiap mesin bermotor baik roda 4 maupun roda 2, namun tidak jarang pada mesin lainnya radiator juga digunakan untuk mendapatkan pendinginan yang ekstra. Pada kendaraan bermotor seperti motor roda 2 radiator terdapat pada bagian depan berada dekat mesin atau pada posisi tertentu yang menguntungkan bagi sistem pendinginan.

Bagian Radiator Motor

Radiator yang memiliki posisi tertentu untuk membantu mesin dalam hal pendinginan memiliki bagian-bagian. Bagian dari radiator antaranya adalah tangki air bagian atas (upper tank), tangki bagian bawah (lower water tank) dan radiator core pada bagian tengahnya. Dengan berkembangnya jaman teknologi mesin telah banyak menghasilkan inovasi dalam hal meningkatkan efisiensi mesin untuk mengubah energi kimia menjadi energi mekanik.

Baca Juga :  8 Harga Jok Nmax dan Modifikasi Paling Keren 2019

Upper Tank

merupakan bagian atas dari radiator yang dibuat berdasarkan 2 bahan yakni kuningan dan plastik komposit. Upper tank ini berfungsi untuk transit air panas yang berasal dari blok mesin.

Lower Tank

merupakan bagian paling bawah yang terdapat pada radiator yang dibuat sama dengan upper tank yakni kuningan dan plastik komposit. Lower tank ini memilki fungsi untuk menampung air yang sudah didinginkan dari core radiator dan tempat transit air yang masuk ke dalam blok mesin.

Core Radiator

Juga sering disebut dengan nama sarang radiator. Core radiator ini terbuat dari tembaga dan aluminium. Core radiator memegang peranan penting saat proses pendinginan. Core radiator terdiri dari susunan pipa pipih yang di rangkai dengan plat tipis yang berfungsi untuk melepas panas. Core radiator memiliki fungsi memecah volume air menjadi kecil-kecil melewati pipa pipih tersebut agar air lebih mudah dingin saat terkena angin dari hembusan kipas pendingin.

Komponen Radiator Motor

Setelah bersama kita mengenal bagian-bagian radiator maka selanjutnya anda harus mengetahui komponen-komponen apa saja yang terdapat pada radiator motor. Komponen penyusun sebuah radiartor ini antara lain, tutup radiator, thermostat, kipas pendingin, tangki cadangan, pompa air, selang radiator, dan water jacket.

Komponen-komponen penyusun ini haruslah anda pahami dulu bagaimana kerjanya sehingga memudahkan anda dalam memperbaiki radiator yang bermasalah. Motor yang sudah memakai radiator sudah mulai banyak seperti Honda CBR, KAWASAKI NINJA, Yamaha R25 dan R50 serta masih banyak lagi seri motor yang menggunakan radiator.

cara-kerja-radiator-motor

Tutup Radiator

Komponen ini mempnyai kegunaan diantaranya untuk menaikkan titik didih air pendingin dengan cara menahan ekspansi air pada saat air menjadi panas sehingga tekanan air pada saat air menjadi panas mengakibatkan tekanan air menjadi lebih tinggi dari tekanan udara luar. Selain fungsi tersebut diatas komponen ini juga berfungsi untuk mempertahankan air pendingin di dalam sistem agar tetap penuh walaupun mesin dalam keadaan panas atau dingin. Agar fungsi tersebut terjaga maka tutup radiator dilengkapi dengan relief valve dan vacum valve.

Baca Juga :  Pahami Cara Kerja & Fungsi Raditor Mobil Beserta Penjelasannya

Thermostat Pada Radiator Motor

Komponen ini memiliki fungsi untuk mempercepat terjadinya suhu kerja pada mesin saat mesin masih dingin dan ini fungsinya untuk mempertahankan mesin selalu pada suhu kerjanya. Thermostat yang ada pada radiator motor biasanya dipasang antara radiator dan sirkuit pendingin (silinder block dan silinder heat). Komponen itubekerja layaknya penutup automatis yang bekerja berdasarkan panas, dimana pada waktu dingin katup akan menutup dan pada waktu panas katup akan terbuka.

Kipas Pendingin Pada Radiator Motor

Radiator pada motor didinginkan oleh aliran udara luar yang mengalir melewati sirip-siripnya. Pada saat kendaraan berhenti aliran udara tidak akan cukup untuk mendinginkan radiato. Hal yang harus anda pahami untuk mengatasi problem ini maka dibelakang radiator dipasang kipas pendingin untuk membantu agar aliran udara selalu cukup untuk mendinginkan radiator.

Tangki Cadangan

Tangki cadangan atau reservoir dihubungkan ke radiator melalui selang overflow. Komponen ini fungsinya untuk menjaga supaya volume air pendingin yang ada pada radiator tetap dalam keadaan stabil.

Pompa Air

Pompa air atau water pump merupakan komponen yang ada pada radiator yang memiliki fungsi mensirkulasikan air pendingin dengan jalan membuat perbedaan tekanan anatara saluran hisap dengan saluran tekanan yang terdapat pada pompa. Pompa yang umumhya digunakan pada radiator motor adalah tipe sentrifugal.

Selang Radiator

Selang radiator mempunyai kegunaan sebagai penghubung antara radiator dengan blok mesin. Selang radiator ada 2 yakni upper hose yang fungsinya mengalirkan air panas dari mesin ke radiator, dan yang kedua ada lower hose berfungsi untuk menyalurkan air yang sudah didinginkan kembali ke mesin.

Water Jacket Pada Radiator Motor

Water jacket adalah suatu komponen terakhir yang terdapat pada radiator dan juga memiliki kegunaan sebagai saluran-saluran tempat air mengalir pada blok mesin. Nah inilah komponen-komponen penyusun yang ada pada radiator, dengan adanya pengetahuan mengenai komponen-komponen ini dan fungsinya untuk apa saja, maka akan memudahkan anda dalam memperbaiki radiator apabila bermasalah.

Baca Juga :  Memahami Fungsi Oli Gardan dan Cara Menggantinya

(baca juga : Pahami Cara Kerja & Fungsi Raditor Mobil Beserta Penjelasannya)

Cara Kerja Radiator

cara-kerja-radiator-motor

Pada umumnya, pengertian radiator adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu tempat ke tempat lain yang bertujuan untuk mendinginkan maupun memanaskan.

Mungkin yang kita tahu, radiator hanya digunakan pada kendaraan roda dua(motor) atau roda empat(mobil), sebenarnya teknglogi radiator ini juga digunakan pada beberapa mesin lain yang memerlukan pendinginan tafmbahan seperti misalnya mesin produksi yang bekerja berat dalam waktu yang cukup lama agar suhu mesin tetap stabil sesuai yang diperlukan mesin tersebut Cara kerja radiator pada motor pada umumnya,

panas yang terjadi pada bagian mesin akan diserap oleh radiator coolant atau cairan radiator yang bersirkulasi melalui water jacket pada bagian silinder dan kepala silinder, yang kemudian cairan yang sudah panas ini akan masuk tersebar ke radiator(sirip atau kisi-kisi) yang dilalui angin, sehingga suhu akan secara otomatis turun. Kemudian, cairan yang telah didinginkan ini akan kembali ke bagian mesin.

Supaya suhu pada mesin bisa tetap keadaan optimal, sistem kerja radiator ini dilengkapi dengan thermostat Thermostat mungkin bisa kita ibaratkan sebagai gerbang air pada saluran. Apabila suhu masih di bawah dari 90 derajat celcius, maka air radiator tidak akan bersirkulasi ke bagian radiator.

Jika suhu meningkat diatas 90 derajat celcius, baru radiator coolant yang sudah panas tersebut akan naik dan didinginkan dibagian radiator Ketika radiator bersirkulasi namun suhu tetap dalam kondisi tinggi, pendinginan pada bagian radiator ini akan dibantu kipas tambahan atau extra fan. Extra fan akan menyedot udara panas radiator motor, sehingga proses pendinginan bisa berlangsung Biasanya extra fan akan bekerja jika motor kita terjebak dikemacetan atau ketika tidak adanya hembusan angin kebagian sirip radiator.

Baca Juga Artikel MesinMotor.com Lainnya :

Fungsi Relay Pada Mobil

Fungsi Kiprok Motor & Kendala yang Terjadi Jika Rusak

Fungsi Poros Engkol, Pengertian & Bagian-Bagiannya